Pengobatan Penyakit Kista Epidermoid

Pengobatan Penyakit Kista Epidermoid

Dilansir dari honestdocs.com kulit adalah organ terbesar yang dimiliki oleh manusia. Banyak hal yang dapat menyebabkan kulit bermasalah, salah satunya adalah masalah atau gangguan yang disebabkan oleh kista khususnya kista epidermal atau kista epidermoid. Sebelum mengetahui cara mengobati kista epidermoid, kamu harus tahu terlebih dahulu tentang penyakit kista epidermoid. Apa itu kista epidermoid? Dilansir dari alodokter.com kista epidermoid adalah benjolan di bawah kulit yang tidak bersifat kanker. Penyakit ini dapat muncul di bagian kulit mana pun, akan tetapi sering muncul di bagian punggung, leher, wajah, kepala, dan area kelamin. Warna dari kista epidermoid ini adalah kuning kecokelatan dan berisi cairan kental dan berbau. Ukuran kista antara sebesar kelereng hingga sebesar bola pingpong. Dalam beberapa kasus, penyakit ini dapat menjadi penganggu pada penampilan, memberikan rasa nyeri, pecah dan bahkan dapat menimbulkan infeksi. Menurut honestdocs.com kista epidermoid adalah bentuk kista yang paling sering terjadi. Kista ini merupakan benjolan non-kanker d bawah kulit yang dapat muncul di bagian kulit mana pun. Kista ini jarang dijumpai pada anak-anak dan sering terjadi pada orang dewasa muda dan usia pertengahan. Penyakit ini pengenai pria dan wanita dengan frekuensi yang sama.

Apa sih penyebab terjadinya kista epidermoid? Kulit memiliki beberapa lapisan khususnya pada permukaan kulit atau lapisan epidermis. Kebanyakan kista epidermoid terbentuk ketika sel-sel lapisan pelindung pada epidermis bergerak lebih jauh dalam kulit dan berkembang berkali lipat lebih banyak dari sel yang mengelupas. Sel ini membentuk dinding kista dan kemudian mengeluarkan protein keratin (cairan kental berwarna kuning yang kadang mengalir keluar dari kosta) ke bagian dalam kulit. Menurut alodokter.com kista epidermoid tumbuh ketika sel kulit mati terjebak di dalam kulit. Hal ini dipicu oleh cedera pada kulit, jerawat, paparan sinar matahari berlebih dan infeksi HPV. HPV atau human papillomavirus adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi pada permukaan kulit. Kista epidermoid dapat menyerang siapa saja, namun lebih berisiko pada orang yang sudah melewati masa puber dan memiliki kulit yang berjerawat. Menurut halodoc.com kista ini dapat terkait dengan kondisi generik tertentu, terutama jika kista tumbuh sebelum pubertas, misalnya sindrom gardner dan gorlin.

Lalu bagaimana cara mengobati kista epidermoid? Pada umumnya, kista epidermoidtidak memerlukan pengobatan khusus. Bila kista menimbulkan gangguan, maka dapat dilakukan pengeluaran isi dari dalam dinding kista. Jika saat pengeluaran isi kista ini ada bagian dinding yang tertinggal, maka dapat menyebabkan tumbuhnya kista baru. Selain itu, terdapat beberapa cara mengobati kista epidermoid yang lain seperti penggunaan laser, injeksi obat dan bedah kecil. Yang paling efektif untuk pengobatan adalah pengambilan kista melakui pembedahan. Prosedur pembedahan mulai dari suntikan bius lokal, sayatan pada kulit dan pengangkatan kista. Efek samping tindakan pembedahan antara lain adalah kemungkinan terjadinya infeksi dan pendarahan serta kemungkinan timbulnya bekas luka. Kamu harus segera menemui dokter jika munculnya kista epidermoid ini membesar dengan cepat, muncul di bagian tubuh yang selalu mengalami iritasi, terasa nyeri atau menimbulkan infeksi.

Itulah hal-hal yang dapat kamu ketahui mengenai cara mengobati kista epidermoid. Jangan anggap remeh gejala yang kamu rasakan dan segera berkonsultasi dengan dokter. Kamu dapat menangani penyakit ini sedini mungkin agar tidak merasakan dampak dari penyakit ini seperti harus melakukan operasi.