Xiaomi merupakan perusahaan smartphone yang berasal dari China dan beberapa tahun belakangan mulai populer di kalangan masyarakat Indonesia. Harganya yang murah tentu menjadi alasan kenapa mereka memilih membeli Xiaomi dibandingkan merek lainnya. Namun, ketika ingin menggantinya ke tipe yang lebih baru, sebagian orang memilih untuk jual handphone Xiaomi yang dimilikinya agar bisa mendapatkan modal tambahan membeli yang baru.

Menjual smartphone Xiaomi yang bekas sebenarnya tidak terlalu merugikan karena harganya yang memang murah, masih akan ada banyak orang yang ingin membelinya. Hanya saja, Anda harus memperhatikan hal-hal di bawah ini agar harga jualnya tetap tinggi, apalagi ingin cepat laku.

  1. Kelengkapan unit

Ketika ingin menjual HP Xiaomi Anda, hal yang harus diperhatikan dan wajib Anda periksa adalah kelengkapan unitnya. Ketika Anda masih memiliki unit yang lengkap, seperti charger aslinya, earphone asli, box atau kotaknya, serta garansi, tentu bisa mempengaruhi harga jualnya. Namun sayangnya, masih banyak orang yang belum paham akan kelengkapannya, sehingga ketika dijual, mereka tidak memberikan unitnya secara lengkap dan harganya jauh lebih murah.

Anda yang tetap menjual smartphone Xiaomi Anda tanpa unit yang lengkap, sebenarnya tidak masalah. Hanya saja, Anda harus menerima harga jual yang lebih rendah, belum lagi akan semakin sulit dijual. Sekarang ini tidak sedikit orang yang lebih memilih membeli smartphone bekas yang unitnya masih lengkap daripada tidak karena mereka tidak perlu lagi membeli perlengkapan lainnya di luar yang harganya bisa lebih mahal.

  1. Segel garansi belum dilepas

Pada smartphone Xiaomi tipe apapun, pasti akan tersegel garansi secara fisik di bagian baut dan mesinnya. Harga jual Xiaomi Anda akan tetap tinggi kalau garansi fisik tersebut belum digunakan atau dirusak sama sekali. Berbeda kalau Anda sudah pernah menggunakannya atau memang sengaja dirusak oleh jasa service awam, tentu harganya lebih terbanting lagi.

  1. Kondisi fisik

Kondisi fisik harus Anda perhatikan baik-baik sebelum menjual smartphone Xiaomi Anda. Yang perlu Anda cek yaitu apakah bodinya ada yang retak, apalah LCD atau layarnya masih berfungsi dengan baik dan tidak pecah, kameranya masih bisa digunakan secara normal atau tidak, dan sebagainya.

Kalau semua kondisinya masih berfungsi secara normal dan baik-baik saja, berarti Anda masih bisa memberikan harga yang tinggi untuk HP Xiaomi Anda. Meskipun terdapat goresan sedikit (bukan retak atau pecah), hal tersebut masih dianggap wajar dan masih tetap bisa ditawarkan harga tinggi.

Kalau memang sudah terdapat keretakan di layarnya, ada baiknya Anda menggantinya ke yang baru. Selain itu, Anda juga dapat mengganti antigoresnya agar terlihat baru. Namun, cari saja antigores yang murah dan biasa saja karena akan terlihat sama saja. Dengan begitu, calon pembeli pun tidak akan berpikir panjang lebar untuk membeli smartphone Xiaomi Anda.

  1. Reset ulang

Sebelum jual Xiaomi Anda, pastikan Anda sudah melakukan reset ulang pada smartphone-nya. Reset ulang akan memberikan tampilan baru tanpa ada aplikasi atau data-data yang pernah Anda simpan sebelumnya. Hal tersebut sama saja seperti membeli baru tanpa ada data-data pribadi apapun, bahkan aplikasi yang ada merupakan aplikasi bawaan dari Xiaomi sendiri.

Dengan tampilan yang seperti baru tersebut, pastinya calon pembeli seperti sedang membeli smartphone baru. Harga yang ditawarkan pun juga tidak akan berbanding jauh dengan HP barunya.

Anda yang mengikuti tips-tips di atas, sudah pasti harga jual Xiaomi Anda akan tetap tinggi dan juga cepat laku. Modal pun bisa semakin cepat di dapat untuk membeli tipe baru yang lainnya. Di sisi lain, pastikan Anda pintar memilih calon pembeli karena sekarang sudah mulai banyak penipuan dengan modus sudah mentransfer uangnya padahal belum melakukannya.